Tampilkan postingan dengan label posting bareng BBI 2016. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label posting bareng BBI 2016. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Juli 2016

POSBAR BBI JULI - Bacaan Liburan

Kembali lagi di Posbar BBI di mana tema bulan ini adalah #BBIHoliday dan saya akan membuat daftar bacaan untuk saya baca selama bulan Juli ini, terutama untuk dibaca selama liburan (di rumah) (dan bawa PR kantor segudang!).



Berhubung saya punya banyak timbunan (uhuk!), maka pilihan buku saya adalah dua buku ini, yang sudah cukup lama saya punya. Kenapa cuma dua? Karena... emm... sejujurnya, dari timbunan saya, yang belum saya baca sama sekali ya cuma itu. Sisanya udah pernah dibaca beberapa halaman, tapi gak mood lagi, trus saya balikin ke rak. Hahaha. Jadi saya sengaja memilih yang masih fresh gitu. Tapi nanti kalau ada waktu, saya juga mau coba baca kembali Oleander Girl-nya Chitra Banerjee Divakaruni deh. 



  1. Love Letter and Leuser -- Nonier
  2. Always Laila -- Andi Eriawan


Jadi, nantikan review saya untuk kedua buku ini ya!

Selamat merayakan hari Idul Fitri, teman-teman!!! Dan... selamat berlibur.

Senin, 02 Mei 2016

Ngobrolin Hai, Miiko! Bareng Tabitha dan Sara - Posbar BBI April 2016



Halo teman-temaaan!!! Ada yang spesial dari posting kali ini, yang juga sekaligus menjadi partisipasi saya di Posting Bareng BBI bulan April (Iya tau, ini udah bulan Mei. Emang saya telat!!) dengan tema #BBIChildrenBooks. Buat tema kali ini, saya mau membahas tentang komik yang jadi favorit saya beberapa tahun terakhir, yaitu Hai, Miiko! karya Ono Eriko dan sedikit ngobrol-ngobrol dengan dua anak teman kantor saya yang cantik-cantik dan lucu-lucu, kakak-beradik Tabitha dan Sara.

Kebetulan, saya yang memperkenalkan komik Hai, Miiko ini ke Tabitha dan Sara melalui mamanya. Haha... Jadi, saya pernah kasih komik Hai, Miiko saya ke mereka karena menurut saya, komik Hai, Miiko! ini bagus banget buat dibaca siapa saja, terutama anak-anak. Isinya mendidik banget, tapi kemasannya ringan dan kocak. Jadinya, semua bisa belajar sekaligus menikmati ceritanya. Tentunya, isi komik ini sudah disaring dulu dong sama mamanya Tabitha dan Sara, dan ternyata memang ceritanya oke buat anak-anak SD sehingga di-approve. Dan ternyata.... Tabitha dan Sara suka, malah sampai mengoleksi.

Senin, 18 April 2016

[ULANG TAHUN 5 BBI] Hari V : Giveaway + WINNER

IT'S GIVEAWAY TIME!!!!


Akhirnya, tiba di postingan terakhir rangkaian acara HUT BBI. Saya mengadakan giveaway!!

Kali ini, saya akan memberikan 1 buku Berlabuh di Lindoeya karangan K. Fischer



Ini buku sudah lama saya punya, tapi belum sempat saya baca. Abis gimana ya, PR buku yang harus dibaca dan di-review banyak siiih *sok laku*. Bukannya saya kehilangan minat baca buku yang kata teman-teman bagus ini, cuma buku ini masih harus mengantre lumayan lama. Berhubung masih disegel dan kondisinya masih oke, ga ada salahnya dong kalau saya menghadiahkan buku ini ke teman-teman lebih dulu? Nanti saya tinggal beli lagi. hehe.


Tidak ada yang tahu luka batin yang disimpan Sam rapat-rapat. Hingga gadis itu memutuskan melarikan diri dari Indonesia dan memulai hidup baru dengan bekerja di perusahaan pengeboran minyak di ujung dunia, di Norwegia. Ketika harus pindah ke kantor pusat di Oslo, Sam menolak tinggal di apartemen dan menyewa rumah tua di Pulau Lindoeya.

Di Lindoeya, Sam bertemu dengan Rasmus Knudsvigsson, tetangga barunya. Meskipun diawali rasa takut dan curiga, perlahan ketulusan pria tampan bermata biru itu dapat mencairkan kebekuan hati Sam.

Namun, ketika Sam merasa sudah siap membuka hati sepenuhnya untuk Rasmus, salah satu anggota dewan yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Oslo menarik Sam kembali ke pusaran intrik masa lalu....


Minggu, 17 April 2016

[ULANG TAHUN 5 BBI] Hari IV : Kutipan ini...

Akhirnyaaa... Bisa juga ngepos lanjutan dari rangkaian pos Ultah BBI. Hahahaha.
Hari ini temanya kutipan favorit dari buku niiih... Dan buat saya, hal ini sebenarnya mudah karena saya punya koleksi kutipan favorit di Goodreads. Cumaa... bikin gambarnya lama. Daaan langsung aja.... TARAAA!!!


Ini diambil dari buku tentang remaja perempuan miskin yang bercita-cita menjadi pilot, Such a Rush karya Jennifer Echols. Such a Rush sampai saat ini merupakan satu-satunya buku Jennifer Echols yang saya sering baca ulang karena, walau tema ceritanya sebenernya khas remaja, ada sisi perjuangan dari tokoh-tokohnya yang saya suka banget bacanya.

Leah si tokoh utama punya hidup yang keras. Ibunya pergi dengan pacarnya, meninggalkan Leah sendirian tanpa uang. Uang yang ia dapat dari kerja pas banget untuk hidup, itu juga kalau ibunya nggak tiba-tiba balik buat minta uang. Dandanannya yang murahan juga kerap bikin Leah dipandang remeh, padahal yaa gimana mau beli baju, buat makan aja susah! Namun demikian, Leah tetap bertekad mengumpulkan uang untuk belajar jadi pilot ke Mr. Hall, pengusaha pesawat untuk iklan.

Kutipan yang saya ambil menunjukkan betapa Leah adalah remaja dengan hati yang besar. Dengan segala kesulitan hidupnya, dia bisa bilang begitu. Dan kutipan di atas memang kurang lebih saya terapkan di hidup saya juga. Jangan berprasangka buruk terhadap orang lain. Siapa tahu, orang yang kamu tolong hari ini besok-besok ternyata orang yang bisa bantu kamu lebih besar lagi. Tapi bukan berarti lalu saya mengharap untuk dibantu balik juga sih. Hehehe..

Review lengkap buku ini bisa dibaca di sini.

Ditulis dalam rangka HUT ke-5 BBI.


Rabu, 13 April 2016

[ULANG TAHUN 5 BBI] Hari III : It's the Day!!!!

Lilinnya kebanyakan :]
Selamat ulang tahun BBI!!!

Yap yap yap.... hari ini BBI tambah umur jadi 5 tahun. Tanpa terasa, sudah hampir selama itu juga saya jadi blogger buku, karena blog ini aja umurnya udah 4 tahun, padahal ini blog buku kedua saya sejak saya jadi member BBI (blog pertamanya ini nih). Dan, selama ini, sudah cukup banyak juga acara BBI yang saya ikuti.

Saya senang bergabung di BBI karena saya jadi kenal banyak teman di berbagai penjuru Indonesia, dan banyak juga di antara mereka yang menginspirasi saya, misalnya Luckty nih, si pustakawan kreatif. Ada juga para dokter demen baca buku, Mbak Dewi, Putri, Busyra, Mbak Mia, dan banyak lagi. Serius deeeh... kalian sempat yaaa baca dan ngeblog???!!!! Lalu lalu.... ada juga Stefanie yang blognya cantik banget dan keren banget kalo bikin review dalam bahasa Inggris. Banyak deh pokoknya yang keren-keren!!!

Selain itu, banyak juga acara-acara seru yang saya ikuti bareng anak-anak BBI, misalnya IRF.. Wuiih kalau saya datang sendirian ke sana, mungkin saya cuma bengong. Tapi karena kita ramai-ramai dan buka stand juga, maka saya jadi lebih pede untuk muter-muter, ikutan kuis dan games seru, dan pastinya ngerampok buku. Mwahahaha... Nggak ngerampok juga deh, saya paling ikutan bookwar sama bookswap. 



Ngomong-ngomong soal IRF yang diadain Goodreads Indonesia setiap tahun ini, acara ini jadi acara favorit saya sebagai BBIers, karena saya bisa ketemu sama temen-temen BBI yang bukan saja berdomisili di Jakarta, tempat acara berlangsung, tapi juga dari daerah lain yang berkunjung. Paling top sih geng Joglosemar yaa... Ketemu Sulis, Mbak Dani, Busyra, Mbak Lila, Mbak Cynthia, Mas Tezar, Wardah, dan lain-lain kalo belum kesebut jangan marah.... DAN MAS DION YANG NGAMBEK NAMANYA LUPA AKU SEBUT hahahaha! rasanya selalu seru. Walau cape ngedekor stand, semua terlupakan ketika sudah ketemu teman-teman. Hehe. Impian saya, suatu hari saya yang bisa gantian berkunjung ke acara teman-teman BBI di daerah lain. Kapan ya?

Emmmm... apa lagi ya?

Yah gitu aja deh. Sekarang BBI makin besar, anggotanya makin banyak. Blog-blog bukunya makin beragam. Harapan saya sih, dengan anggota yang makin banyak itu, semuanya nggak cuma menjadikan BBI sebagai lambang prestise aja tapi cuma sibuk mengembangkan blognya sendiri tanpa peduli dengan kegiatan BBI. Ayo kita berkontribusi sebagai komunitas, supaya kita makin dekat dan menjalani hobi kita dengan lebih menyenangkan!

Happy book blogging and keep... nimbun, BBIers!!! Hahahaha...
Selamat ulang tahun untuk kita semua!!!

Ditulis dalam rangka perayaan ulang tahun ke-5 BBI





Selasa, 12 April 2016

[ULANG TAHUN 5 BBI] Hari II : Surat untuk Ika Natassa

Dear Mbak Ika,

Dalam rangka merayakan ulang tahun Blogger Buku Indonesia (BBI) ke-5, kami ditugaskan untuk menulis surat terbuka untuk penulis favorit. Dan saya memilih Mbak.

I might not be your biggest fan, but I am a big fan of Critical Eleven. Hehehe.. 

Saya menyukai konsep berumah tangga yang Mbak angkat di novel Critical Eleven. Saya suka interaksi Ale dan Anya yang begitu natural, hidup, dan manis sebelum badai menerpa rumah tangga mereka. Dan saya lebih suka lagi bagaimana Ale menyikapi masalah rumah tangga mereka dan tidak lari melainkan terus berusaha menyelesaikannya. Iya sih, sikapnya Anya serius nyebelin banget, tapi saya bisa mengerti dan rasanya ikut sedih. Makanya, instead of bilang "Udah Le, tinggalin aja cewek dramarama kayak gitu", saya malah menyemangati Ale supaya nggak berhenti memperjuangkan Anya.


Senin, 11 April 2016

[ULANG TAHUN 5 BBI] Hari I : BBIers Favorit


Haloooo pembaca Reading in the Morning yang pastinya sudah kangen dirikyuuu!!! *dikeplak*
Aduh maaf beribu maaf, karena kesibukan kantor, rencana untuk review buku lebih sering dan ngadain giveaway untuk setiap buku yang saya baca jadi tidak terlaksana.. Sebenernya buku yang mau di-review sih ada, cuma nulis review-nya aja yang ga sempet. 

Hadoh hadoh!!!

Nah sekarang, sebagai pengobat rindu *sekalian supaya blog ini ga kosong-kosong amat* saya bakal membagikan informasi tentang blogger-blogger buku yang asyik yang bisa kamu pantengin postingannya. Ada 5 blog buku yang akan saya rekomendasikan, dan kelimanya merupakan blog favorit saya. Semoga kamu juga suka:



Saya suka banget baca review buku Mbak Desty. Seleranya mirip-mirip selera baca saya dan tulisannya pun bagus. Yang paling saya kagumi dari Mbak Desty ini adalah kecepatan bacanya yang luar biasa, sehingga bisa terus update blog. 



Blog buku punya Mbak Astrid ini punya pilihan buku yang menarik, kebanyakan buku luar negeri dan bahasa Inggris, tapi review-nya pakai bahasa Indonesia. Yang jadi favorit saya tentu Wishful Wednesday-nya yang suka bikin saya ngiler ngeliatin wishlist orang-orang dan artikel jalan-jalan belanja buku ke luar negeri. Kapan ya saya bisa belanja buku ke luar negeri kayak Mbak Astrid?


Jumat, 01 April 2016

Posting Bareng BBI: O

Judul: O
Pengarang: Eka Kurniawan
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2016
Halaman: 470
Harga: Rp. 99.000



O resah. Kekasihnya hilang.

Semua bermula dari mimpi Entang Kosasih, seekor monyet di Rawa Kalong, untuk menjadi manusia. Ada legenda Armo Gundul yang dipercaya kaum monyet Rawa Kalong turun temurun, bahwa ia adalah monyet yang pertama berhasil menjadi manusia. Entang Kosasih ingin mengikuti jejak Armo Gundul. Namun bagaimana caranya, tak ada yang tahu. Sampai suatu hari Entang Kosasih terlibat duel bersenjata dengan seorang polisi, tertembak, dan tubuhnya tak pernah ditemukan.

O kini menjadi monyet topeng monyet. Hidupnya menderita, tapi ia menjalaninya dengan tabah. Ia percaya, cara menjadi manusia adalah dengan belajar menjalani hidup seperti manusia. Maka, dengan tekun ia belajar menari dan bertingkah seperti manusia, walau ia harus hidup dirantai, kadang lupa diberi makan dan dicambuk oleh pawangnya, Betalumur. Suatu hari ia melihat gambar Kaisar Dangdut, dan ia percaya bahwa Kaisar Dangdut adalah jelmaan Entang Kosasih. O percaya Entang Kosasih berhasil meraih mimpinya, seperti O juga selalu percaya pikiran-pikiran gila Entang Kosasih yang lain. Yang harus dilakukan O kini adalah menyusul Entang Kosasih dan membuat Entang Kosasih mencintainya kembali sebagai manusia.

Selama perjalanan O menyusul Entang Kosasih, O memiliki sahabat seekor anak anjing buduk bernama Kirik. Kirik selalu mempertanyakan kebodohan O yang tidak mau melarikan diri dari siksaan Betalumur dan percaya kalau ia bisa menjadi manusia. Awalnya O kesal dengan kehadiran Kirik, namun keduanya akhirnya bersahabat. Kirik sendiri sedang melarikan diri dari orang yang ingin membunuhnya, Rudi Gudel. Rudi Gudel ingin membalas kematian sahabatnya yang disebabkan oleh ibu Kirik, Wulandari. Sayang, Wulandari keburu mati dan Kirik kini diincar untuk menggantikannya.

Sobar adalah polisi yang berduel dengan Entang Kosasih dan menembak monyet itu. Monyet itu mencuri revolvernya dan menembak mati rekan kerjanya, Joni Simbolon. Tak pernah Sobar sangka, kepindahannya ke Rawa Kalong yang katanya membosankan justru membawa petaka. Padahal, yang ia inginkan adalah meninggalkan masa lalunya, di mana ia tak sengaja menembak mati calon anaknya sendiri.

Minggu, 31 Januari 2016

Posting Bareng BBI Januari : Behind the Scenes

Judul: Behind the Scenes (Daylight Falls 1)
Pengarang: Dahlia Adler
Penerbit: Spencer Hill Contemporary
Tahun Terbit: 319
Harga: Rp. 184.000 (Opentrolley)


Buku berbahasa Inggris. Review dalam bahasa Indonesia karena diikutsertakan dalam Baca Bareng BBI Januari 2016.

Alexandra Duncan alias Ally adalah seorang cewek 18 tahun yang biasa-biasa aja. Dia siswa berotak encer yang punya impian masuk Columbia University--dan dia sudah diterima duluan, dan punya ayah yang menderita kanker kulit melanoma stadium 4. Yang membuatnya berbeda dari cewek biasa adalah sahabatnya sejak kecil, Vanessa Park, yang kebetulan seorang idola remaja yang sedang naik daun.

Walau bersahabat dengan artis terkenal, Ally tidak iri dan sama sekali tidak tertarik dengan dunia Van. Melihat Van harus berulang kali jatuh bangun demi lolos audisi--yang mana sering gagal cuma karena kenyataan kalau Van punya darah Asia, bukan karena kemampuannya--membuat Ally memandang semua orang di dunia gemerlap Hollywood berpikiran dangkal dan palsu. Sampai tiba saatnya Ally harus terjun ke dunia itu juga.

Pengobatan ayah Ally memakan banyak biaya, termasuk tabungan kuliah Ally. Ally harus mencari uang untuk membayar kuliah dan asrama di New York nanti. Van lalu mengusulkan agar Ally menjadi tutor SAT sekaligus asisten pribadinya. Bayaran yang diterima Ally akan cukup besar. Hanya saja, Ally harus siap berada di tempat syuting serial Daylight Falls, serial remaja yang dibintangi Van bersama aktor yang juga sedang naik daun, Liam Holloway. Walau tadinya Ally tidak ingin memedulikan Liam, kenyataan kalau Liam sangat tampan dan juga bersedia membayar dia mahal untuk jadi tutor bahasa Prancis Ally membuat Ally tak bisa mengalihkan perhatiannya dari Liam. Apalagi setelah mengetahui kalau Liam sama kutu bukunya dengannya dan memiliki masa lalu yang suram yang membuatnya mau tak mau harus menjalani dunia keartisan.

Tanpa bisa ditolak, Liam dan Ally menjadi dekat dan mereka memutuskan untuk mencoba berpacaran. Sayang, kemesraan mereka tidak berlangsung lama karena tak lama setelahnya, demi strategi mendongkrak popularitas Daylight Falls, Liam harus pura-pura pacaran dengan Van. Hubungan Ally dan Liam harus dirahasiakan dan Ally harus kuat melihat pacarnya bermesraan dengan sahabatnya sendiri.

Apakah berpacaran dengan artis Hollywood merupakan keputusan yang pintar? Bagaimana dengan masa depan Ally selanjutnya?

Sabtu, 30 Januari 2016

Secret Santa: Cincin Separuh Hati + Tebak Riddle

Judul: Cincin Separuh Hati
Pengarang: Netty Virgiantini
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (Lini Amore)
Tahun Terbit: 2015
Halaman: 277
Harga: Rp. 58.000

Nilam cemas. Sebentar lagi ia akan reuni SMA. Acara yang seru, pastinya, seandainya saja Nilam tidak masih melajang di usia 35 tahun. Nilam membayangkan, pasti ia akan menjadi bulan-bulanan teman-temannya. Maka, ia pun nekat: meminjam cincin dari mantan pacar sepupu iparnya dan mengaku kalau ia sudah bertunangan. Cincin berbentuk separuh hati, dengan separuhnya lagi berada di cincin milik mantan pacar Kanti, sepupu iparnya.

Nama mantan pacar Kanti adalah Aryobimo. Maka, Nilam pun mengaku telah bertunangan dengan lelaki bernama Aryobimo. Siapa sangka, kemunculan Nilam dan kabar pertunangannya di reuni menyebabkan teman SMA-nya, Arum menjadi penasaran. Ia terus bertanya ke Nilam mengenai tunangan Nilam itu. Nilam sebal. Namun, kesebalannya itu menjadi jelas ketika berikutnya, lelaki bernama Aryobimo, yang ternyata suami Arum, datang ke kantor Nilam untuk meminta pertanggungjawaban Nilam. Karena pengakuan Nilam, Aryobimo kini digugat cerai oleh Arum, yang merasa dikhianati suaminya itu.

Kebohongan yang tadinya Nilam anggap sepele kini berbuntut panjang. Bagaimana kelanjutan kisah Nilam?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...