Tampilkan postingan dengan label pengarang: p. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengarang: p. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Desember 2017

SERIES REVIEW : The Hot Zone Series

Halooo!!! Lama banget ya blog ini nggak di-update. Maaf, soalnya saya lagi nggak bisa nulis review buku yang panjang-panjang dan menyeluruh gitu. Selain pusing sama urusan kerjaan di kantor yang tanpa terduga kebangetan banyaknya dan meleset jauh dari deadline sehingga saya udah cape banget pas sampe rumah dan nggak bisa menyusun kalimat buat bikin review, saya juga lagi lumayan picky sama bacaan. Mood lagi lumayan berantakan. Hahahaha. Tapiii.... keempat buku dari The Hot Zone Series karya Carlie Phillips ini berhasil membuat saya semangat lagi untuk baca lho... Kenapa? Karena ternyata kisahnya cukup seru dan ngebikin saya ketagihan untuk baca terus!

The Hot Zone Series merupakan buku-buku yang udah lama saya incar buat baca, simply karena ceritanya bersentuhan dengan dunia atlet. Dari dulu saya suka banget nonton film tentang olah raga macam The Mighty Ducks, Remember The Titans, The Replacements, sampai dorama Jepang Pride. Namun, buku-buku ini nggak kebeli karena saya selalu memprioritaskan buku lain sampaaai... tiba-tiba GPU bikin sale buku Rp. 35.000 dan seluruh buku serial ini masuk ke daftar buku yang didiskon itu! WOOOW!! Langsung deh saya borong dan baca semuanya secara marathon. Dan saya senang, karena ternyata pikiran saya nggak salah.

Jadi sebenarnya cerita The Hot Zone itu tentang apa sih?? 

Serial The Hot Zone pada dasarnya bergenre adult contemporary romance, tapi termasuk tipe yang rame dan seru gitu, bukannya yang drama dan emosional. Kalo make istilahnya Christian Simamora, tipe Spicy, bukan Sweet. Bercerita tentang tiga kakak-beradik Jordan yang yatim piatu dan sejak kecil diasuh sang paman, Yank Morgan, yang berbisnis di bidang humas atlet. Setelah dewasa, ketiga perempuan Jordan yang cantik juga bergelut di bidang humas atlet dengan keahlian masing-masing.

Seperti genrenya yang sudah jelas yaitu adult contemporary romance, tentu saja cerita tiap buku berfokus pada pencarian cinta tokoh utamanya, dalam hal ini adalah 3 kakak beradik Jordan, Annabelle, Sophie, dan Micki, serta pegawai baru The Hot Zone yang juga sepupu ipar Sophie, Amy. Dan seperti judul series-nya, tentu saja buku-buku ini menghadirkan cowok-cowok yang hot dan bikin meleleh!



Buku pertama, Hot Stuff, bercerita tentang si sulung Annabelle, yang terkenal gampang kepincut sama atlet yang hot! Sayang, percintaan Annabelle sebelumnya kandas karena kekurangajaran mantannya. Selain gampang jatuh cinta, Annabelle sebenarnya juga menyimpan sifat keibuan karena terlatih menjaga kedua adiknya, Sophie dan Michelle (dipanggil Micki). Kali ini, Annabelle kebagian klien seorang atlet menjelang pensiun, Brandon Vaughn. Vaughn memiliki rencana membangun penginapan di mana pada musim dingin bisa dipergunakan untuk para atlet kaya yang ingin berlibur sementara di musim panas berubah fungsi menjadi camp olahraga bagi anak-anak desa asalnya yang kurang mampu. Keanehan banyak terjadi pada proyek pembangunan penginapan itu, diduga karena sabotase, membuat Annabelle ditugaskan untuk membereskan masalah penginapan Vaughn tersebut.
Awalnya, Vaughn tampil sebagai pribadi yang tertutup dan dingin. Namun, rasa saling tertarik antara Annabelle dan Vaughn tidak dapat dimungkiri. Dan setelah saling mengenal dan mengetahui kalau keduanya ternyata memiliki sifat dan ketakutan yang mirip, keduanya pun tak dapat dipisahkan lagi. Hanya saja, masalah belum berakhir sampai biang keladi masalah di penginapan Vaughn ditemukan.

Minggu, 16 April 2017

Reply 1997

Judul: Reply 1997
Pengarang: Lee Woo Jung (skenario) / Park Yi Jung (novel)
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2017
Halaman: 356


Cerita dimulai dari reuni SMA Gwangan Busan pada tahun 2012 di Seoul. Malam itu, 6 sekawan dari SMA Gwangan Busan, Shi Won, Yu Jeong, Yoon Je, Jun Hee, Seong Jae, dan Hak Chan dipertemukan kembali. Lalu, cerita mundur ke tahun 1997, di mana kisah keenam sahabat ini dimulai.

Tahun 1997 merupakan tahun munculnya K-idol, alias grup-grup vokal lelaki dan perempuan yang kemudian mendunia dan dikenal dengan nama Korean Wave atau Hallyu. Dalam dunia per-K-Pop-an, ini adalah masa lahirnya K-idol generasi pertama, dimulai dari H.O.T yang digawangi oleh Tony An, Kang Ta, Moon Hee Jun, Jang Woo Hyuk, dan Lee Jae Won. Selanjutnya, Sech Kies, S.E.S, Fin. KL dan banyak lagi bermunculan dan mendapatkan popularitas yang luar biasa di kalangan remaja, terutama perempuannya. Shi Won, yang waktu itu berumur 18 tahun, juga penggemar berat H.O.T dan kerap menonton idolanya itu baik secara langsung maupun lewat TV. Kegilaan Shi Won ini bahkan membuat kesal ayahnya karena Shi Won selalu berada di peringkat terakhir di kelas dan lebih rajin menulis surat kepada H.O.T ketimbang belajar. Yang ada di otak Shi Won hanya H.O.T dan Tony An!

Kelakuan Shi Won berbanding terbalik dengan tetangga sekaligus sahabat laki-lakinya sejak kecil, Yoon Je. Yoon Je yang yatim piatu dan hanya tinggal berdua dengan abangnya, Tae Woong, memiliki otak cemerlang. Ia juga menurut pada orang tua Shi Won. Tak heran, ayah Shi Won lebih menganggap Yoon Je sebagai anak kandungnya ketimbang Shi Won. Yoon Je diam-diam menyukai Shi Won. Sayang, ketika Yoon Je berniat mengungkapkan perasaannya kepada Shi Won, Shi Won malah tengah dekat dengan laki-laki murid pindahan yang agak feminin namun juga berotak cemerlang, Jun Hee. Yang Yoon Je tidak tahu, sebenarnya Shi Won dekat dengan Jun Hee karena Jun Hee tengah menyukai seseorang.

Seiring usia yang beranjak dewasa, kehidupan Shi Won, Yoon Jae, Jun Hee dan teman-teman dekat mereka, Yu Jeong (sahabat Shi Won), Hak Chan dan Seong Jae (sahabat Yoon Je) semakin rumit. Saling bertengkar, saling menyimpan rahasia, dan menjaga perasaan satu sama lain merupakan hal yang tak terelakkan. Namun demikian, masa depan sudah siap menyambut mereka dan masing-masing harus menempuh jalan yang berbeda untuk meraih cita-cita.

Di tahun 2012, masihkah hubungan mereka seindah dulu?

Penyair Amerika Henry David Thoreau pernah berkata, "Benda tidak berubah, kitalah yang berubah."
Usia delapan belas. Kita tumbuh dewasa dan berubah.
Kita harus menerima perubahan satu sama lain dan menghadapi kesulitan yang timbul selama proses pendewasaan.


Kamis, 09 Februari 2017

Tambora Mengguncang Dunia

Judul: Tambora Mengguncang Dunia
Penulis: Ahmad Arif, Indira Permanasari, Amir Sodikin, Khaerul Anwar
Penerbit: Kompas Media Nusantara
Tahun Terbit: 2015
Halaman: 80
Harga: Rp. 5.000 (beli di obralan penerbit Kompas)


Kalau bicara soal gunung berapi yang mematikan di Indonesia, pasti semua orang tidak bisa tidak menyebut nama Tambora (selain Krakatau dan Merapi). Gunung yang letusannya pada tahun 1815 begitu dahsyat hingga menyebabkan bencana internasional ini juga menyebabkan daerah kerajaan yang tertutup debu setelahnya disebut Pompeii dari Timur--mengacu pada nama kota yang terkena letusan gunung api Vesuvius di zaman Romawi Kuno. Sayangnya, pengetahuan masyarakat Indonesia tentang gunung ini beserta sejarah kerajaan di sekitarnya sangat minim. Seingat saya, zaman sekolah dulu, peristiwa Tambora tidak pernah disebut-sebut dalam pelajaran geografi atau sejarah atau lainnya. Kenyataannya, bahkan masyarakat sekitar Tambora kini pun ternyata tidak memiliki sejarah tertulis yang akurat mengenai kejadian yang menimpa wilayah itu beberapa abad sebelumnya.

Pada tahun 2011- 2012, Tim Ekspedisi Cincin Api Kompas melakukan ekspedisi dan penggalian sumber sejarah lebih dalam mengenai gunung yang ternyata memiliki letusan sangat dahsyat--skala 7 dari 8 Volcanic Explosivity Index (VEI). Diakui oleh tim ekspedisi, literatur atau buku-buku mengenai Tambora dalam bahasa Indonesia sangat minim. Lebih banyak buku dan jurnal ilmiah dari luar negeri. Namun demikian, akhirnya pada tahun 2015, laporan ekspedisi tersebut berhasil dibukukan dan diterbitkan.

Senin, 26 Desember 2016

Calla Sun

Judul: Calla Sun
Pengarang: Yuli Pritania
Penerbit: Grasindo
Tahun Terbit: 2014
Halaman: 241
Harga: Rp. 45.000 (Disc jadi Rp. 36.000 di bukabuku)


Calla adalah seorang gadis keturunan Irlandia dan Indonesia. Besar di Irlandia dan pindah ke New York setelah kematian orang tuanya, kini, Calla yang mungil dan cantik dengan rambut merah khas Irlandia dan wajah asianya pulang ke Indonesia untuk bertemu tunangannya, satu-satunya orang yang sebentar lagi akan dapat ia sebut keluarga.

Namanya Ian, dan ia sama sekali tidak suka dijodohkan oleh orang tuanya dengan Calla. Ian yang berkepribadian dingin ingin memilih cintanya sendiri, walau kini tampaknya cintanya itu tak mungkin lagi ia miliki. Ian mencintai Kiera, sahabat yang sebentar lagi akan menjadi ibu tiri Ian. Kedua orang tua Ian memang sudah bercerai, namun masih berteman baik. 

Telah lama Calla memendam rasa suka pada tunangan yang selama ini hanya bisa ia lihat fotonya dan dengar kabarnya dari jauh. Itulah sebabnya Calla, yang sebenarnya diwarisi harta yang lebih dari cukup dan telah memiliki karir yang bagus, memilih untuk kembali ke Indonesia. Berbeda dengan Ian yang justru sudah bertekad tidak akan mengacuhkan Calla. Di satu sisi, Calla, dengan dukungan penuh keluarga Ian, berusaha membuat Ian jatuh cinta padanya. Namun di sisi lain, Ian malah berusaha menjauhkan Calla dari hidupnya

Dengan segala kehebohan yang terjadi di apartemen mereka, bagaimana kisah hubungan Calla dan Ian selanjutnya? Berhasilkan Calla mendapatkan hati Ian?

Jumat, 01 Mei 2015

4 Musim Cinta

Judul: 4 Musim Cinta
Pengarang: Mandewi, Gafur, Puguh, Pringadi
Penerbit: exchange
Tahun terbit: 2015
Halaman: 332
Harga: Rp. 59.500 (di bukabuku Rp. 47.600)


Gayatri:
Mata laki-laki di sekitarku jauh berbeda dengan matamu. Aku menggumamkan kalimat itu sembari memakai sepatu hak tinggiku. Sekali lagi menghadap cermin dan menarik bagian bawah kemejaku untuk merapikannya.

Arga:
Mencintai? Ringan kedengarannya, tapi berat sekali untuk diucapkan. Aku berdiri memandangi sekitar. Bayangan purnama terlihat berkilauan di lautan di depanku. Cantik. Cahayanya yang keperakan mengingatkanku pada matanya yang berbinar.

Gafur:
Ketika aku terbangun dan dia sudah tak ada di sampingku, aku semakin merasakan bahwa hidup adalah perkara mengatasi kekecewaan-kekecewaan.

Pring:
Ayah sudah sarapan? Pesan itu membuat aku bimbang, mengapa perasaan-perasaan manusia begitu mudah berubah?

Novel 4 Musim Cinta bercerita mengenai kehidupan empat orang pegawai Departemen Keuangan, tepatnya dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Satu wanita dan empat pria; berbeda karakteristik, berbeda impian. Pekerjaan yang menuntut mereka untuk berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya membuat kehidupan mereka sepi. Namun, kecintaan keempatnya dengan sastra mempertemukan mereka dalam sebuah acara kepenulisan yang diadakan kantor mereka. Interaksi keempatnya berlanjut baik lewat komunikasi elektronik maupun pertemuan singkat mereka di sela-sela tugas kantor. Benih-benih asmara, persaingan, bahkan permusuhan pun mulai bermunculan.


Jumat, 25 Juli 2014

Wonder

Judul: Wonder
Pengarang: R.J. Palacio
Penerbit: Atria
Tahun Terbit: 2012
Halaman: 430
Harga: Rp. 49.900 (Bukabuku Rp. 42.415)


August Pullman adalah seorang anak yang lahir dengan kelainan Mandibulofacial Dysostosis. Wajahnya mengalami kelainan sehingga di usianya yang ke-10, Auggie sudah harus menjalani 27 kali operasi rekonstruksi wajah. Namun demikian, tetap saja wajahnya berbeda dari anak lain sebayanya. Fungsi mulutnya juga tidak seperti orang normal. Auggie harus menerima perlakuan khusus dari kedua orangtuanya. Kakaknya, Via, juga menyayanginya. Auggie harus menjalani sekolah di rumah.

Sampai pada saat menginjak kelas 5 SD, ibunya memasukkan Auggie ke sekolah biasa. Auggie dinilai sudah cukup kuat untuk menjalani hidup selayaknya anak-anak normal. Walau awalnya menolak, akhirnya Auggie setuju untuk sekolah. 

Tidak mudah menjalani hari-hari di sekolah bersama anak-anak normal lainnya. Semua anak menganggap Auggie aneh dan membawa wabah. Semua menghindarinya, kecuali Jack Will, Charlotte, dan Summer. Bullying dan sikap permusuhan dirasakan oleh Auggie, juga retaknya persahabatannya dengan Jack Will. Namun demikian, Auggie merupakan anak yang kuat. Selain itu, Auggie juga cukup pintar dan humoris. Permusuhan semakin kuat ketika Julian, teman sekelas Auggie yang jahat, membuat kubu untuk memusuhi Auggie.

Berhasilkah Auggie melalui masa kelas 5-nya di sekolah normal? Akankah Auggie diterima oleh teman-temannya?

Minggu, 01 September 2013

Out of Play

Title: Out of Play
Author: Nyrae Dawn and Jolene Perry
Publisher: Entangled Teen
Year Published: 2013
Pages: 318
Price: USD 9.10 at The Book Depository


After almost died because of OD, Bishop Riley, an 18 year old drummer from Grammy winner band, Burn, was sent to Seldon, Alaska, to get treatment by his manager. Anything was difficult at first. There was nothing to do in Alaska and Bishop's hands kept trembling because his body needed more pills. He kept trying to contact his drug dealer, Marryanne, to send some package to his place. But then he met Penny, the owner's daughter of the guest house he was renting.

Penny was a kick ass hockey player. She was the only female on her team and she played really well. Every body on the team respected her and also loved her. But Penny didn't think that everybody understood her. All she wanted was staying at Alaska and going to college there so that she could take care of her Gramps but seems like everybody wanted her to move and go to better colleges outside Alaska. Surprisingly, only the boy who stayed in a cabin her family owned, understood her.

Bishop and Penny soon became close. In Penny and Gramps, Bishop found people who really trusted him and he started to feel better without the pills and drinking. Penny also thought that in Bishop, she finally found a person who truly understands her. But what would happen after Bishop's secret is revealed? Would everything still be the same?

Jumat, 30 November 2012

Posting Bareng BBI: Gadis Pakarena

Judul:  Gadis Pakarena
Pengarang: Khrisna Pabichara
Tahun Terbit: 2012
Jumlah Halaman: 180
Penerbit: Dolphin
Harga: Rp. 45.000


Sekali lagi, saya memilih untuk membaca buku kumpulan cerpen. Kali ini adalah salah satu nominator 10 besar Khatulistiwa Literary Award (KLA) 2012. List lengkap beserta pemenang KLA 2012 dapat dilihat disini. Posting ini juga menjadi posting saya untuk disertakan dalam acara Posting Bareng Blogger Buku Indonesia (BBI) bulan November 2012.

Buku Gadis Pakarena berisi 14 kisah pendek dengan latar belakang kehidupan masyarakat dan kebudayaan Makassar. Melalui buku ini, pembaca diajak untuk mengenal kebudayaan Makassar beserta istilah-istilahnya. Menyenangkan untuk saya, karena terus terang budaya Makassar adalah sesuatu yang masih asing bagi saya. Pengetahuan saya tentang Makassar memang hanya sebatas Konro Bakar dan Coto Makassar.

Jumat, 09 November 2012

Rasa Cinta

Judul:  Rasa Cinta
Pengarang: Ariev Rahman, Roy Saputra, Dwika Putra, Anita Prabowo, Wandy Ghani, Dewi Subrata, Lolita Lavietha
Tahun Terbit: 2012
Jumlah Halaman: 272
Penerbit: Bukune
Harga: Rp. 45.000


Membuat review buku kumpulan cerpen itu... Susah. Apalagi yang jumlah ceritanya ada 37 seperti buku ini.  Eh, 37? Ya, 37. Banyak kan? Padahal jumlah halaman buku ini hanya 272. Jadi kesimpulan yang bisa ditarik, ceritanya pendek-pendek bangeeett.. Yang artinya.. Tambah susah lagi buat ngereviewnya. Jadi, biar enak, saya bikin point-point aja ya.

Isi buku ini:
  • Berupa cerita pendek, puisi, atau surat yang masing-masing menyebutkan satu jenis makanan atau minuman di dalamnya, yang bisa dikategorikan sebagai appetizer, main course, atau dessert.
  • Ada bermacam emosi di dalamnya. Ada sakit hati, ada kepasrahan, ada dendam, ada pengkhianatan, dan lain-lain yang semuanya disebabkan oleh cinta.
  • Karena pengarang ceritanya ada 7 orang, selain perbedaan emosi tadi, terdapat juga perbedaan gaya menulis. Ada yang tulisannya "nyeni" banget, ada yang "nyeleneh" banget.
  • Sebaiknya nggak dibaca pas lagi puasa karena bikin ngiler. Hehe

Pendapat saya setelah baca buku ini:
  • Unik, seru. Benar-benar suatu pengalaman baru.
  • Ada cerita yang benar-benar membuat saya surprised, ada juga yang klise banget.
  • Banyakan yang klisenya ketimbang yang bikin saya surprised.
  • Ada juga yang kreatif mengasosiasikan makanan dengan perasaan, dan isinya bisa cukup "dalem".
  • Selain jenis makanan dalam cerita, saya kurang nangkep apa bedanya isi cerita dalam appetizer, main course, dan dessert. Ada cerita yang maknanya cukup dalam yang menurut saya lebih cocok dimasukkan di bagian main course tapi karena pilihan makanannya hanya berupa camilan jadi masuk kategori appetizer dan ada pula yang sebaliknya. Apakah pengkategorian itu hanya semata dari jenis makanan dalam cerita?
  • Kesalahan tulisan berupa salah ketik dan pengulangan kata cukup banyak.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...