Jumat, 09 September 2016

The Convenient Marriage

Judul: The Convenient Marriage
Pengarang: Georgette Heyer
Penerbit: Noura
Tahun Terbit: 2016 (asli 1934)
Harga: Rp. 79.000 (Disc 20% jadi Rp. 63.200 di bukabuku)


Horatia Winwood baru berusia 17 ketika ia menikah dengan Marcus Drelincourt, Earl of Rule, demi kepentingan keluarganya. Keluarga Winwood, walau terpandang, sudah jatuh miskin akibat kebiasaan turun temurun lelaki keluarga mereka yang doyan judi. Pelham, si Viscount, gemar berjudi dan mabuk-mabukan sehingga menghabiskan harta keluarganya. Hanya dengan menikahi Earl of Rule-lah hidup keluarga Winwood bisa terjamin. Tadinya, sang Earl kaya raya berminat meminang Elizabeth, kakak sulung Horatia yang terkenal cantik. Namun sayang, Elizabeth sudah mencintai seorang tentara, Edward Heron. Kakak kedua Horatia, Charlotte, sama sekali tidak berminat menikah dengan sang Earl. Maka, walau sadar dirinya tidak begitu cantik dan gagap, Horatia pun menawarkan dirinya pada Earl of Rule. Siapa sangka, Rule menerimanya.

Rule sendiri adalah laki-laki yang terkesan santai dan tidak pedulian. Keputusannya untuk menikah datang begitu saja dan persetujuannya untuk menikahi Horatia sungguh di luar akal sehat. Hal ini mencemaskan sepupunya, Crosby Drelincourt, yang adalah ahli waris Rule, serta Lady Massey, simpanan Rule yang selama ini dibiayai hidupnya oleh Rule. 

Setelah menikah dengan Rule, Horatia menjadi populer karena gayanya yang fashionable dan hobi berjudi kartunya. Ia rupanya mewarisi keburukan ayahnya. Horatia sebenarnya masih polos dan ingin mencoba banyak hal. Namun demikian, ia sering terkaget-kaget ketika menerima tagihan pengeluarannya dan selalu bertekad memperbaiki dirinya. Rule sendiri tidak keberatan dengan perilaku Horatia. Toh, ketika menikah dengan Horatia, ia sudah mengerti perangai keluarga Winwood. Namun, kesembronoan Horatia ini dimanfaatkan oleh Lady Massey yang bekerjasama dengan Lethbridge, seorang bangsawan playboy yang pernah punya masa lalu dengan Rule, untuk menjauhkan Horatia dari Rule. Lethbridge kemudian mendekati Horatia dan bermaksud membuat afair dengannya.

Crosby Drelincourt kemudian mendapatkan celah untuk ikut masuk dan merusak pernikahan sepupunya demi mengamankan posisinya sebagai ahli waris Rule. Ketika Horatia tanpa sengaja meninggalkan bros keluarga Drelincourt di rumah Lethbridge setelah suatu insiden, Crosby menggunakannya untuk membuat Rule marah.

Pernikahan Horatia dan Rule yang pada awalnya mereka sepakati akan berjalan tanpa cinta, perlahan-lahan berubah. Horatia diam-diam sudah jatuh hati pada suaminya yang pengertian dan sabar sedangkan Rule sendiri menyukai kejujuran dan keberanian Horatia. Sayang, terjadi kesalahpahaman pada keduanya. Dan semuanya terancam semakin runyam setelah apa yang Horatia lakukan di rumah Lethbridge.

Dapatkah Horatia mempertahankan rumah tangganya dengan Rule?

Rabu, 07 September 2016

Pride & Prejudice

Judul: Pride & Prejudice
Pengarang: Jane Austen
Penerbit: Qanita
Tahun Terbit: 2014 (edisi ke-2)
Halaman: 585
Harga: Rp. 62.000 (disc 20% jadi Rp. 49.600 di bukabuku)


Keluarga Bennet adalah keluarga terpandang pemilik estat Longbourn yang, sayangnya, terancam kehilangan kekayaan mereka. Mr. Bennet tidak memiliki anak laki-laki yang dapat menjadi ahli waris kekayaannya, melainkan lima anak perempuan. Setelah meninggal dunia nanti, kekayaan Mr. Bennet akan jatuh ke tangan keponakannya, Mr. Collins. Mrs. Bennet yang panik lalu berniat menjodohkan putri-putrinya dengan lelaki kaya raya, agar kelak kehidupan mereka terjamin.

Jawaban atas keresahan Mrs. Bennet hadir dalam bentuk Mr. Bingley dan kerabatnya, orang-orang terpandang yang menyewa Netherfield Park. Mrs. Bennet pun buru-buru memperkenalkan kedua putri tertuanya, Jane dan Elizabeth. Mr. Bingley memang berkepribadian hangat dan ceria, dan dengan cepat menjadi dekat dengan Jane. Sayang, Mr. Bingley datang bersama temannya yang sinis dan tidak bersahabat, Mr. Darcy. Bahkan di satu kesempatan, Elizabeth mendengar Mr. Darcy merendahkannya. Elizabeth segera melancarkan kata-kata pedas kepada Mr. Darcy, yang dibalas tak kalah sinis oleh pria itu.

Kebencian Elizabeth kepada Mr. Darcy semakin bertambah ketika Elizabeth mendengar bahwa Mr. Darcy pernah memperlakukan tidak adil Wickham, seorang tentara yang sedang bertugas di daerah tempat tinggal Elizabeth, yang adalah anak pembantu keluarga Mr. Darcy. Wickham terkenal sebagai pribadi yang ramah dan baik hati, berbeda dengan Mr. Darcy.

Tak lama setelahnya, Mr. Collins datang ke Longbourn untuk mengunjungi Mr. Bennet, calon pewarisnya. Selain itu, Mr. Collins juga berniat ingin memilih salah satu dari gadis Bennet untuk menjadi istrinya. Mr. Collins lalu memilih Elizabeth. Namun, karena tidak menyukai perangai Mr. Collins, Elizabeth menolaknya, membuat syok Mrs. Bennet. Mr. Collins lalu malah menikah dengan sahabat Elizabeth, Charlotte Lucas. Sementara itu, kedekatan Jane dan Mr. Bingley ternyata harus berakhir karena Mr. Bingley beserta rombongannya mendadak meninggalkan Netherfield tanpa harapan akan kembali dalam waktu dekat.

Segala rencana Mrs. Bennet terancam gagal, namun Elizabeth yang optimis tetap menjalankan hidupnya seperti biasa. Dalam kunjungannya ke rumah Mr. Collins dan Charlotte di Kent, ia tak sengaja bertemu dengan Mr. Darcy dan keluarganya. Bibi Mr. Darcy, Lady Catherine de Bourgh, merupakan bangsawan setempat sekaligus patron Mr.Collins. Dari keluarga Mr. Darcy, Elizabeth malah mendapatkan cerita yang berbeda mengenai sejarah keluarga Mr. Darcy dan Wickham. Elizabeth merasa dirinya telah salah menilai Mr. Darcy. Selain itu, Elizabeth juga mengetahui bahwa apa yang membuat Mr. Bingley dan Mr. Darcy menjauhi Longbourn adalah karena kurangnya tata krama dari keluarga Elizabeth sendiri.

Selagi merasa terpukul atas kenyataan kurang baik mengenai keluargnya, Elizabeth mendapat kabar bahwa telah terjadi masalah di keluarganya. Adik bungsu Elizabeth, Lydia, kawin lari bersama Wickham dan diketahui bahwa Wickham ternyata berutang di mana-mana. Keluarga Bennet kalut. Nama baik keluarga telah tercemar. 

Apakah selama ini ternyata penilaian Mr. Darcy terhadap keluarga Bennet benar? Bagaimana nasib Elizabeth selanjutnya? Apakah ia masih bisa mempertahankan nama baik keluarganya?

Kamis, 04 Agustus 2016

Bacaan Liburan - Love Letter and Leuser

Judul: Love Letter and Leuser
Pengarang: Nonier
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2016
Halaman: 263
Harga: Rp. 54.000 (Bukabuku Rp. 43.200)


Laras sedang pusing dengan hidupnya. Setelah ayahnya bunuh diri karena terlilit utang yang cukup besar, Laras yang masih kuliah terpaksa bekerja banting tulang demi menghidupi ibunya yang sakit-sakitan dan adiknya yang masih SMA di Temanggung. Ketika Laras sedang membaca surat ayahnya di atap gedung tempat pengacara ayahnya berkantor, Radit, seorang pembuat film dokumenter yang kebetulan juga sedang berada di atap gedung, salah mengira Laras ingin bunuh diri. Ia pun menyelamatkan Laras. Sebenarnya, Laras hanya kurang sehat, bukannya ingin bunuh diri. Laras lalu pingsan dan ditolong Radit.

Pertemuan Laras dengan Radit selanjutnya terjadi tanpa direncana dan berturut-turut, seakan mereka berjodoh. Bahkan, ketika Laras mendapatkan tugas penelitian ke Taman Nasional Gunung Leuser pun Radit ada di sana untuk membuat film dokumenter. Lewat kebersamaan mereka di tempat terpencil itu, tanpa disadari, cinta tumbuh di hati Laras pada Radit yang dewasa dan perhatian pada Laras. Padahal saat itu Radit sudah punya pacar, Linda, yang sedang kuliah di Amsterdam, dan Laras sangat anti merusak hubungan orang.

Laras merasa cemburu setiap mendengar Radit yang suaranya selalu berubah manis ketika kekasihnya menelepon. Namun ia segera mengontrol diri dan mencoba menghapus perasaannya pada Radit. Sebenarnya, ada dua pria lagi di stasiun riset yang jelas-jelas menunjukkan ketertarikannya kepada Laras: Denny, teman kuliahnya, dan Bang Zay, petugas taman nasional yang sampai rela membeli durian setelah tahu kalau Laras penggemar durian. Keduanya mengetahui kondisi keluarga Laras dan siap membantu Laras meringankan beban finansial keluarganya. Akan lebih mudah seandainya Laras bisa jatuh cinta pada salah satunya.

Haruskah Laras melupakan Radit dan melabuhkan hatinya kepada lelaki lain? Haruskah Laras juga mengorbankan perasaannya demi keluarganya?

Senin, 25 Juli 2016

Bacaan Liburan - Always, Laila

Judul: Always, Laila
Pengarang: Andi Eriawan
Penerbit: Gagasmedia
Tahun Terbit: 2004 // 2013
Halaman: 239
Harga:Rp. 33.200 (Google Playbook)


Di ulang tahunnya yang ke-25, Laila menerima surat dari mantan kekasihnya, Pram. Sepucuk surat itu membuat hatinya resah dan pikirannya pun kembali ke masa lalunya yang tak pernah lepas dari Pram.

Laila pertama kali bertemu Pram yang berkepribadian unik saat masuk SMA. Pram yang kocak, yang sedikit nyeleneh, namun punya beribu cara untuk menyenangkan hati Laila. Setelah penembakan yang lumayan maksa, mereka pun berpacaran.

"Kamu kelihatan cantik banget dengan kebaya ini."
"Gombal!" tukas Laila sambil tersenyum malu. Kakinya menendang lemah kaki Pram. Jarang sekali Pram memuji. "Dari kapan kamu jadi tukang rayu? Tapi terima kasih..., kamu juga ganteng pake dasi itu, Phrameswara."
Setelah Laila memuji Pram, Pram menatap wajahnya dengan pandangan yang begitu hangat. Ia biarkan bibir lelaki itu berbisik tepat di telinganya. "Cuma kamu... yang bilang aku ganteng."
"Oh, ya?"
"Iya, orang-orang cuma bilang aku cakep, tampan, keren, manis, tapi cuma kamu yang bilang ganteng."

Laila pada dasarnya adalah perempuan cantik yang memiliki banyak penggemar. Begitu Laila masuk kuliah ke jurusan Teknik Penerbangan ITB, saingan Pram pun bertambah. Terutama dengan kemunculan Bubung, yang memiliki masa lalu dengan Laila. Bubung dengan frontal mengatakan ingin merebut Laila dari Pram, dan untuk pertama kalinya, Laila melihat Pram yang resah dan tidak percaya diri.

Bagaimana kisah Pram dan Laila kemudian? Apakah Bubung adalah penyebab putusnya hubungan Laila dan Pram?

Kamis, 07 Juli 2016

POSBAR BBI JULI - Bacaan Liburan

Kembali lagi di Posbar BBI di mana tema bulan ini adalah #BBIHoliday dan saya akan membuat daftar bacaan untuk saya baca selama bulan Juli ini, terutama untuk dibaca selama liburan (di rumah) (dan bawa PR kantor segudang!).



Berhubung saya punya banyak timbunan (uhuk!), maka pilihan buku saya adalah dua buku ini, yang sudah cukup lama saya punya. Kenapa cuma dua? Karena... emm... sejujurnya, dari timbunan saya, yang belum saya baca sama sekali ya cuma itu. Sisanya udah pernah dibaca beberapa halaman, tapi gak mood lagi, trus saya balikin ke rak. Hahaha. Jadi saya sengaja memilih yang masih fresh gitu. Tapi nanti kalau ada waktu, saya juga mau coba baca kembali Oleander Girl-nya Chitra Banerjee Divakaruni deh. 



  1. Love Letter and Leuser -- Nonier
  2. Always Laila -- Andi Eriawan


Jadi, nantikan review saya untuk kedua buku ini ya!

Selamat merayakan hari Idul Fitri, teman-teman!!! Dan... selamat berlibur.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...