Pengarang: Sara Gruen
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: 2010
Harga: -
Halaman: 507
Jacob Jankowski baru akan diwisuda dari pendidikan kedokteran hewan Universitas Cornell dan berencana untuk membantu di klinik dokter hewan ayahnya ketika mendapat kabar bahwa kedua orangtuanya tewas dalam kecelakaan mobil. Kenyataan berikutnya membuat Jacob makin terpukul: orangtuanya meninggalkan utang yang banyak demi menolong hewan-hewan sakit. Saat itu, di tahun 1930-an, memang kondisi ekonomi Amerika Serikat sedang buruk-buruknya. Di tengah keputusasaannya, Jacob pun mengambil keputusan gila dengan menaiki kereta sirkus "BENZINI BERSAUDARA PERTUNJUKAN PALING SPEKTAKULER DI DUNIA".
Di rombongan sirkus Benzini Bersaudara, Jacob berkenalan dengan kerasnya kehidupan di dunia sirkus. Bukan hanya hewan yang harus hidup dalam kondisi pas-pasan dan selalu berpindah-pindah dalam keadaan tak nyaman, manusianya pun demikian. Para pekerja hidup jauh dari kenikmatan yang dirasakan para penampil. Gaji yang ditahan, makanan seadanya, bahkan untuk sekadar mencari air untuk membasuh diri pun sulit. Beruntung, keahlian Jacob di bidang kedokteran hewan dengan cepat menaikkan derajatnya. Berawal dari merawat kuda kesayangan Marlena, bintang Benzini Bersaudara, Jacob pun dipercaya merawat binatang-binatang lainnya, terutama seekor gajah dungu bernama Rosie, yang ternyata berotak cerdas.
Kehidupan di dunia sirkus bagaikan roda yang berputar dengan cepat. Hidup Jacob kembali didera masalah ketika ia jatuh cinta dengan Marlena, istri pawang sirkus sekaligus orang kedua di Benzini Bersaudara setelah Paman Al. Posisinya kini terancam, begitu pula nyawanya. Selain itu, situasi ekonomi yang semakin parah menyebabkan banyak orang mulai di-"lampu merah"-kan, istilah untuk melempar orang ke luar kereta yang berjalan demi penghematan biaya. Jacob pun terancam di-"lampu merah"-kan karena tentu orang sepertinya harus dilenyapkan dari sirkus.
Bagaimana nasib Jacob selanjutnya? Bagaimana dengan nasib sirkus Benzini Bersaudara selanjutnya?






