Rabu, 25 Januari 2017

Andy Noya, Kisah Hidupku

Judul: Andi Noya, Kisah Hidupku
Penulis: Andy Noya, Robert Adhi KSP
Penerbit: Kompas
Tahun Terbit: 2015
Halaman: 418
Harga: Rp. 89.000


Orang-orang mengenal Andy Noya dari acara televisinya, Kick Andy, yang banyak mengangkat kisah orang-orang biasa di Indonesia yang ternyata memberikan dampak luar biasa terhadap lingkungan sekitarnya dan menginspirasi. Pembawaan Andy Noya sebagai pembawa acara terasa sangat pas karena caranya berbicara dan mengorek narasumbernya--yang terkadang kurang fasih berkomunikasi--terkesan akrab, sabar, dan humoris. Namun, Andy Noya selalu berhasil menggali informasi dari sang narasumber yang beraneka latar belakang dan sifat itu. Tak heran, jika Kick Andy menjadi acara yang sangat populer.

Apa yang membentuk Andy Noya menjadi dirinya saat ini? Tentu banyak orang yang ingin tahu. Dan lewat buku Andy Noya, Kisah Hidupku, Andy Noya menceritakan banyak hal mulai dari masa kanak-kanaknya hingga berkarir di dunia jurnalistik dan menjadi sukses lewat Kick Andy.

Kehidupan Andy Noya tidak semulus yang dibayangkan ketika kita melihat pembawaannya yang selalu penuh senyum dan santai. Sebaliknya, hidupnya sangat berat. Lahir sebagai anak keturunan Belanda dari sang ibu dan juga Prancis-Portugal dari sang ayah di masa awal Orde Baru sempat membuat Andy membenci dirinya sendiri. Ia selalu diledek dan dirundung. Selain itu, walau keturunan asing, kondisi ekonomi keluarga Andy juga kurang baik. Ayah dan ibunya tinggal terpisah dan Andy harus hidup berpindah-pindah bersama sang ibu sementara kedua kakak perempuannya dititipkan di asrama. Ada masanya Andy kecil tidak memiliki pakaian dalam karena keterbatasan biaya dan ibunya hanya dapat menjahitkan pakaian dari sisa-sisa kain pelanggan jahit bajunya untuk Andy. Kemudian, Andy juga sempat tinggal bersama sang ayah di Papua, dengan kondisi ekonomi yang tidak lebih baik. Untungnya, Andy merupakan anak yang baik dan pintar. Walau ada masa-masa ia menjadi nakal dan nyeleneh, akal sehatnya tetap bekerja dan kepintarannya tidak dapat disembunyikan. Dan ketika salah satu gurunya berkata bahwa Andy  memiliki bakat menulis, ternyata itulah yang menjadi pecutnya untuk mengejar cita-cita sebagai jurnalis.

Ketika mulai bekerja sebagai jurnalis dan satu demi satu menaiki tangga karir, tempaan hidup sebelumnya membuat Andy Noya menjadi pribadi yang berpendirian teguh. Inilah yang ternyata membuat kagum bos sekaligus sahabatnya, Surya Paloh. Akhirnya, Andy Noya pun menjadi Andy Noya yang kita kenal saat ini.

Sebuah buku yang menarik karena cara Andy Noya bercerita sangatlah luwes. Tulisannya sederhana namun dari hati sehingga membuat pembaca seakan mendengarkan sendiri penuturannya secara langsung. Penuh kenangan manis, walau caranya tidak selalu manis, dan sarat pembelajaran hidup. Tak mudah meletakkan buku ini sebelum kita sampai ke halaman terakhirnya. Selain itu, foto-foto kenangan Andy Noya yang disertakan dalam buku juga memudahkan pembaca untuk mengenal karakteristik pria yang ternyata sangat nakal ketika muda ini.

Namun demikian, ketika kisah masuk ke masa-masa berkarir Andy Noya, saya merasa kisah hidup Andy Noya bergeser menjadi kisah mengenai seluk-beluk industri jurnalistik beserta politiknya, bukan lagi kisah personalnya. Mungkin hal ini disebabkan karena pada masa-masa ini Andy Noya begitu fokus untuk bekerja. Padahal, saya pribadi berharap mendapatkan lebih banyak kisah mengenai interaksi Andy Noya dengan istri dan anak-anaknya, serta keluarga besarnya. Istri Andy Noya, Retno Palupi, menurut saya merupakan perempuan dengan kepribadian yang sangat menarik dan menginspirasi. Saya sebenarnya ingin tahu lebih jauh mengenai peran Retno Palupi dalam karir Andy Noya setelah Andy Noya mulai mapan dan berada di posisi puncak karir. Namun, di buku ini, hanya diceritakan mengenai awal pertemuan mereka sampai menikah. Selain itu, porsi Surya Paloh dalam separuh akhir buku ini terasa terlalu banyak dan heroik.

Akhirnya, walau ada sedikit ketidakpuasan dari saya pribadi terhadap isi buku ini, buku ini tetap merupakan suatu buku biografi yang menginspirasi. Menyadarkan pembacanya bahwa kondisi hidup yang serba kekurangan dan berat bukanlah alasan untuk tidak menjadi pribadi yang hebat. Pengalaman hidup bisa didapatkan dari mana saja asal seseorang mau melihat dan mempelajarinya. Dan itulah yang dilakukan Andy Noya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Berikan pendapatmu mengenai post yang kamu baca di sini

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...